Ponpes Nurussalam Terbakar

SURABAYA POST- Pondok Pesanten Nurussalam Desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan terbakar. Sebanyak 26 ruang kamar pondokan yang dihuni sekitar 80 santri ludes.

Tak hanya itu, sejumlah kitab dan ijazah juga hancur. Sabtu (6/2) pagi, pengurus pondok dan santri mencari mencari barang yang masih bisa dipakai. Kebakaran itu terjadi Jumat diduga akibat korsleting listrik.

Bupati Pamekasan Kholilulrahman mengunjungi pondok itu dan menyerahkan bantuan. Didamping Kabag Humas Fajar Santoso SH, bupati memberikan bantuan pribadi kepada pengasuh Pondok Pesantren Nurussalam yang dihuni sekitar 250 santri itu. Sementara bantuan dari SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan menurut rencana akan disampaikan mulai Senin (8/2) lusa.

Kepada pengasuh Pondok Nurussalam, K. Abd Kuddus Yasid Bupati Kholil menyebutkan kebakaran itu ada hikmah. ”Bisa jadi kamar pondokan yang terbuat dari kayu dan bambu, nanti akan berubah dibangun lagi berupa tembok,” katanya.

KH Abd Kuddus mengatakan total kerugian mencapai ratusan juta. Dalam kamar pondokan santi yang ikut terbakar itu juga ada barang barang penting milik santri yang ikut terbakar, yakni ribuan kitab dan ratusan ijazah milik santri.

Ali Tohir, putra KH Abd Kuddus, mengatakan api diketahui menjalar dari kamar pondokan bagian barat. Api terus menjalar hingga menghabiskan 26 kamar tempat tinggal santri.

Indonesia Vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23, Arab Saudi Tersingkir

Saat kejadian santri sedang libur dan istirahat saja. Ada yang di kamar ada yang di luar. Karena itu para santri bisa mengamankan diri dan sebagian barang miliknya dari kebakaran ini, tidak ada korban jiwa.

Menurut Ali Tohir, Muspika Kecamatan Palengaan langsung meluncur ke lokasi dan ikut sibuk bersama santri memadankan api.

Jumlah santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Nurussalam ini mencapai sekitar 250 orang. Jumlah kamar pondokan yang ditempati para santri mencapai sekitar 100 kamar lebih. Semuanya terbuat dari bahan kayu. 26 kamar pondokan yang telah ludes terbakar itu dihuni oleh sekitar 80 orang santri.

Laporan Masdawi Dahlan
 

Polisi bekuk pelaku begal yang bacok siswa SMP di Depok

Begal di Depok Nekat Beraksi Siang Bolong demi Beli Sabu

Begal itu menyasar pelajar dan perempuan.

img_title
VIVA.co.id
26 April 2024